Minggu, 28 April 2013

Klasifikasi Tindakkan Sosial Menurut Max Weber


Webber mengklasifikasikan tindakan sosial menjadi empat jenis, yaitu:
1.      Tindakan Tradisional
Tindakan sosial dalam buku berjudul “The Problem of Sociology”, tindakan tradisional dalam pelaksanaannya terdapat batasan antara suatu kegiatan yang bermakna dan tidak bermakna dan dapat dijelaskan dengan interpretative sosiologi. Ini karena tindakan tradisional adalah tindakan yang dilakukan dibawah pengaruh adat dan kebiasaan. Hal tersebut dilakukan secara sadar dan berdasarkan pada tindakan yang tradisional, bahkan tindakan tersebut mengandung nilai subjektif dan tidak dapat dipahami (Lee: 176).
Jadi, tindakan tradisional berdasarkan suatu nilai yang hanya mengikut pada tradisi yang dilakukan dan hanya berdasarkan oleh para pendahulunya saja, tidak tahu apa maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut. Tindakan ini bahkan tidak rasional untuk dilaksanakan. Contohnya adalah upacara adat Jawa yang sudah ada semenjak zaman dahulu. Kadang tujuannya bahkan tidak diketahui oleh yang melaksanakan. Contoh laainnya adalah kegiatan mudik yang dilaksanakan setiap lebaran tiba.
2.      Tindakan Afektif
Tindakan ini terjadi dibawah pengaruh keadaan emosional seseorang. Sama seperti tindakan tradisional, tindaka afektif juga memiliki sifat naluriah, tidak sadar atau tidak dapat dimengerti dan hanya dapat dijelaskan oleh psikologi dan psikoanalisa. Tindakan afektif ditandai dengan fakta bahwa tindakan tersebut tidak membawa tujuan untuk berakhir, tetapi sebagai tujuan itu sendiri dan murni untuk kepentingan dirinya sendiri (Lee: 177). Tindakan ini juga bersifat irrasional. Contohnnya adalah seseorang bekerja lebih giat untuk mendapatkan pujian dari atasannya. Tindakan ini didasarkan pada perasaan yang ingin mendapat perhatian lebih. Contoh lainnya, orang tua akan melakukan apa saja untuk melindungi anaknya. Bahkan melakukan hal yang dapat membahayakan dirinya sendiri untuk menyelamatkan anaknya. Tindakan afektif terhadap si anak, membuat orangtua tersebut melakukan hal yang orang lain tidak mau lakukan.
3.      Rasional Berorientasikan Nilai
Rasionalitas berorientasikan nilai dijujung tinggi oleh fakta yang individual dikendalikan untuk mengesampingkan suatu yang ideal. Tindakan rasional berorientasikan nilai berpegang pada agama, politik atau lainnya sehingga menyebabkan tidak memperhitungkan pertimbangan lain yang relevan (Lee: 177).
Bagaimanapun, hal ini tetap mengandung suatu yang irasional karena ini hanya mengangkat satu tujuan khusus diatas semua dan tidak menghitung konsekuensi dari serangkaian tujuan yang mungkin memiliki pada pencapaian tujuan-tujuan mereka sendiri.
Jadi, rasional berorientasikan nilai adalah tindakan sosial yang memperhitungkan manfaatnya, tapi tujuan yang ingin dicapai tidak terlalu dipertimbangkan. yang pasti tidakan tersebut dinilai baik dan benar oleh masyarakat sekitarnya.
Contohnya yaitu seseorang yang melakukan ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing. Contoh lainnya yaitu seorang pemuda memberikan tempat duduknya kepada seorang nenek karena ia memiliki keyakinan bahwa anak muda harus hormat kepada orang tua. Atau, seorang berpuasa sekian hari untuk mendapatkan berkah sesuai dengan kepercayaannya.
4.     Rasional Instrumental
Yaitu tindakan sosial yang dilaksanakan dengan pertimbangan tertentu antara usaha, manfaat dan tujuan yang ingin didapat oleh orang tersebut. tindakan sosial ini adalah tindakan paling rasional diantara tindakan sosial lainnya.
Contohnya, seseorang ingin membeli kendaraan bermotor. Ia harus bekerja keras untuk mengumpulkan uang. Uang tersebut disisihkan untuk keperluan pribadi dan tabungan membeli kendaraan. Jika tabungannya sudah terkumpul atau sudah mencukupi harga sebuah kendaraan bermotor, maka ia akan membeli kendaraan tersebut. 

Senin, 25 Maret 2013

Hakikat manusia


Hakikat manusia itu ada 3:
- Tidak mau disalahkan. Manusia akan mencari pembenaran atas dirinya sendiri
- Tidak pernah bisa disamakan. Isi kepala dari semua manusia pasti berbeda-beda, tidak bisa disamakan
- Manusia itu tidak 100% baik dan tidak 100% buruk. Jadi, manusia itu baik dan buruk

Koentjaranigrat, dalam pelajaran Manusia dan Masyarakat Indonesia

Kamis, 14 Maret 2013

Parenting Style


Ya, minggu lalu pelajaran Pengantar Psikologi gue ngebahas masalah Perkembangan Manusia. Ini pelajaran yang menarik dan sangat penting bagi para pekerja sosial dimanapun mereka berada. Dari materi yang dibahas, ada satu pembahasan yang sangat menarik untuk di publish ke Tumblr. Bagian tersebut adalah Parenting Style. Pembahasan ini bukan pembahasan utama, tapi pembahasan ini yang bikin diskusi keluar dari topik utama (fyi, that’s because of me). Dari pada panjang lebar, mending liat aja dah 
Parenting Style, Termasuk Orang Tua atau Calon Orang Tua bagaimanakah Kamu?

Setiap orang punya gaya mereka masing-masing, termasuk dalam mengasuh anak mereka. Menurut Diana Baumrind (1971, 1991), orang tua berinteraksi dengan anak-anaknya menggunakan satu dari empat dasar cara:
  1. Authoritarian parenting adalah pola pengasuhan yang membatasi dan memberi hukuman dimana orang tuanya mendesak anak untuk mengikuti arahan orang tua dan menilai kerja keras dan usaha. Kebiasaan orangtuanya adalah terbatas dan hukuman. Anak hanya diberi hukuman jika melakukan kesalahan tanpa diberi penjelasan mengapa ia dihukum. Perintah tidak dapat dipertanyakan. Sedikit memberi hubungan lisan. Akibat yang didapat oleh anak yaitu kegelisahan tentang perbandingan sosial, sedikit inisiatif, kemampuan komunikasi yang rendah.
  2. Authoritative parenting adalah pola pengasuhan yang mendorong kemandirian anak-anak (tetapi masih menempatkan batasan dan kontrol atas perilaku mereka); hal tersebut termasuk luasnya lisan beri-dan-ambil dan interaksi yang hangat dan ramah dengan anaknya. Kebiasaan orantua biasanya mendorong kemandirian dibawah batasan-batasan. Pemberian hukuman disesuaikan dengan kesalahan yang dibuat sang anak begitupula pemberian hadian. Kekeluargaan terasa hangat dan ramah. Anak akan terbentuk untuk menjalankan kompetensi sosial, kepercayaan diri tinggi, serta memiliki tanggung jawab sosial.
  3. Neglectful parenting adalah pola pengasuhan dimana orang tua tidak dilibatkan dalam kehidupan anaknya. Kebiasaan orangtuanya adalah sedikit terlibatan dalam kehidupan anaknya. Mmisalnya saja orangtua yang selalu sibuk. Tidak menyadari apa yang dilakukan anaknya. Akibat bagi sang anak adalah kegelisahan tentang perbandingan sosial, misalnya saja mereka merasa kasih sayang orangtua temannya lebih besar dari kasihsayang orangtuanya, sedikit inisiatif, kemampuan komunikasi yang rendah.
  4. Indulgent parenting adalah pola pengasuhan dimana orang tua dilibatkan dalam hidup anaknya tetapi ditempatkan beberapa batasan pada mereka. Kebiasaan orangtua jenis ini dalam kehidupan mereka adalah melibatkan diri dengan anaknya tetapi tanpa menempatkan permintaan orangtua ke anak. Sangat serba membolehkan. Akibat yang bisa diterima anak ini adalah kegelisahan tentang perbandingan sosial, sedikit inisiatif, serta lebih manja.
Dari beberapa jenis diatas, ada yang jenis orang tua manakah kamu? (sori, endingnya ga bagus. Lagi kejar tayang).
Oiya, btw ini pembahasan presentasi dari kelompok temen gue. Dan bagi kelompok yang belum presentasi, setiap orang diwajibkan membuat resumenya. Pada saat membuat resume, gue ngebaca bagian ini dan gue tertarik untuk posting bagian ini di tumblr. (sekali-kali, tumblr isinya bermanfaat boleh kan?). Maklum, ketika randomers bener, pasti lagi ada yang ga beres. 
sumber: 
Santrock, Jhon W. 2005. Psychology 7th Edition. New York: McGraw-Hill
ada sumber lain, tapi ga tau dari mana. lupa nanya bukunya. Tulisan yang ada disini dibuat dengan sedikit perubahan.

Rabu, 13 Maret 2013

Alasan Mengapa Sosiologi Berkembang Pesat di Eropa


Sosiologi diambil dalam bahasa Yunani yaitu socius yang berarti kawan dan logos yang berarti ilmu. Jadi Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan atau interaksi antar manusia dalam bermasyarakat. Sebenarnya, Sosiologi sudah dikonsepkan oleh Plato namun yang menamai dengan Sosiologi adalah Auguste Comte di abad 19. Sehingga ia disebut sebagai bapak Sosiologi.
Sosiologi berkembang pesat menjelang abad 19, terutama di Eropa dan Amerika. Banyak latar belakang historis yang menyebabkan hal ini. Di Eropa, dua kejadian besar tersebut berdampak pada perubahan struktur yang ada pada masyarakat. Memunculkan dua pihak yang saling bertentangan. Dua kejadian besar tersebu adalah Revolusi Industri dan bangkitnya kapitalisme serta Revolusi Politik di Perancis yang berakibat pada Revolusi Perancis. Sedang di Amerika Serikat, sosiologi berkembang karena adanya Revolusi Amerika atau kemerdekaan Amerika. Dari tiga peristiwa tersebut memunculkan satu masalah baru yang sangat berpengaruh bagi tatanan kehidupan dalam bermasyarakat yang mengakibatkan munculnya ancaman sosial berupa disintergrasi sosial. Menurut Ritzer, kekuatan sosiologi yang mendorong berkembangnya sosiologi yaitu Revolusi Politik, Revolusi Industri dan munculnya Kapitalisme, munculnya sosialisme, urbanisasi, perubahan keagamaan, feminism, dan pertumbuhan ilmu (2008: 5-8)
Revolusi Industri di Inggris muncul pada abad 19 dan dampaknya mulai menyebar pada abad ke 19. Revolusi ini terjadi karen perubahan sistem dari pertanian dalam jumlah besar menjadi industri. Ilmu pengetahuan yang berkembang membuat teknologi semakin berkembangn dan mempermudah pekerjaan manusia serta membuat barang produksi diproduksi dalam jumlah besar. Setelah penemuan mesin uap, industri semakin besar. Industri di Inggris semakin besar karena bahan baku industri mereka dapatkan dengan murah dari Negara jajahan mereka. Mesin yang digunakan semakin canggih sehingga meningkatkan kuantitas barang tanpa perlu membayar pegawai lebih banyak. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kesetimpangan sosial antara orang yang memiliki barang produksi dengan yang tidak memiliki barang produksi. Konsep kapitalis pun muncul. Sehingga para borjuis memperkaya diri mereka sendiri, sedangkan para proletar mencoba bertahan hidup diantara himpitan ekonomi dan kemiskinan. Pada saat itu, terjadi urbanisasi besar-besaran karena banyak beranggapan jika bekerja di kota gaji mereka lebih besar daripada hanya berladang di desa. Hal ini menyebabkan banyak gelandangan dan pengangguran memenui kota.
Hal ini mengakibatkan Karl Marx, Max Webber dan Georg Simmel memusatkan perhatian mereka pada sosiologi. Mereka menyusun teori yang dapat digunakan untuk mencegah disintegrasi antar masyarakat seperti Marx dengan teori Sosialisnya. Dimana barang produksi dimiliki oleh Negara dan digunakan secara bersamaan. Mereka menelti, menciptakan teori baru yang dapat menyelasaikan masalah saat itu seperti ketimpangan sosial, disintegrasi sosial, dan kapitalisme yang merajalela. Karena ada keinginan dari masyarakat untuk menciptakan tidak adanya kesetimpangan, terciptanya intergritas antara masyarakat serta mencegah individualistis yang berlebihan maka sosiologi berkembang pesat.
Lalu, Revolusi Amerika adalah kejadian dimana Amerika menyatakan diri merdeka dari penjajahan Inggris. Tapi, efek dari revolusi Amerika ini adalah banyaknya migrasi dari Eropa yang masuk ke Amerika akibat krisis ekonomi di Eropa. Tanah yang belum di gunakan mulai digunakan sebagai ladang, ladang semakin luas namun pekerja tidak mencukupi sehingga mereka membeli budak dari Afrika untuk dipekerjakan di ladang. Ada pertentangan antara kaum humanis dengan kaum pemilik ladang. Amerika menjadi perang saudara dan terbagi dalam dua kelompok, yaitu yang membela hak budak dan yang dan pihak yang mementingkan ladangnya. Kemajuan teknologi dapat diterima dengan baik baik disini. Namun ada satu masalah yang muncul dari kemajuan-kemajuan ini, yaitu masalah sosial.
Mereka merasa perlu untuk menangani masalah sosial ini. Muncul organisasi yang menangani masalah sosial tersebut yang berlatar belakang Kristen. Baru diabad 19, para pelaku organisasi sosial ini merasa perlu adanya ilmu yang mendasari tindakan sosialnya. Gerakan sosial ini masih bersifat teologis dan filosofis. Dalam perkembangannya, sosiologi di Amerika lebih diarahkan kepada perbaikan masyarakat. Oleh karena itu perkembangan sosiologi di Amerika mengalami perkembangan yang pesat.
Sedangkan di Perancis karena adanya Revolusi Amerika menjadi dasar terjadinya Revolusi Perancis. Lafayette yang membantu kemerdekaan Amerika saat itu terkesan dengan Undang-undang mengenai hak asasi manusia yang dikumandangkan Amerika. Ditambah dengan keadaan Perancis saat itu dipimpin oleh seorang pemimpin yang suka berfoya-foya dan tidak tegas membuat warga ingin menggulingkan kekuasaan Louis XVI. Hal ini berujung pada penyerbuan ke Istana dan pembebasan tawanan politik di penjara Bastille serta pemenggalan Raja Louis XVI.
Dampak dari Revolusi Perancis ini sangat besar seperti hilangnya sistem feodalisme karena mengelompokkan rakyat berdasarkan status sosialnya, berkembangnya ide supermasi hukum UUD merupakan kekuasaan tertinggi, dan lainnya.
Sosiologi berkembang dengan pesat karena para theorist melihat bahwa banyak perubahan yang terjadi pada masyarakat Perancis semenjak Revolusi Perancis terjadi. Baik dalam hubungan antara masyarakat dengan masyarakat maupun masyarakat dengan pemerintahan. Sosiologi juga dianggap penting dalam perkembagan Negara. Tokoh sosiologi yang lahir pada masa ini adalah Auguste Comte dan Emil Durkheim.
Sumber:
“Revolusi Perancis” diunduh dari http://mustaqimzone.wordpress.com/2012/06/27/revolusi-perancis/, 28 Februari 2013
Laeyendeker, L. 1983. Tata, Perubahan, dan Ketimpangan: Suatu Pengantar Sejarah Sosiologi. Jakarta: PT. Gramedia
Ritzer, George. 2008. Modern Sociological Theory. New York: McGraw-Hill

Kamis, 30 Juni 2011

Mitos Jepang - Legenda Biju

Dulu sebelum ada yang namanya Anime Naruto yg memperkenalkan Biiju sebagai additional dalam anime ini, ternyata Alma legenda Jepang sendiri penggambarannya hampir sama dengan di dalam Anime Naruto masterpiece Masashi Kishimoto. Karena saya juga tertarik dengan yang namanya biju maka saya nyari nih semua yang berhubungan dengan Biju dan bukan Naruto !
Biiju adalah makhluk-makhluk legenda dari mitologi Jepang.Kebanyakan dari mereka bertubuh besar dan berkekuatan menakjubkan. Mereka tersebar di seluruh daerah Jepang. Kekuatan chakra/stamina mereka diklasifikasikan melalui banyaknya jumlah ekor mereka. Seperti Shukaku si ekor satu memiliki kapasitas chakra terendah dari semua bijuu. Tidak semua bijuu bertubuh besar. Seperti Kaku, si luak berekor tujuh yang ukuran tubuhnya tidak terlalu besar. Bijuu dengan ukuran kolosal adalah Yamata no Orochi yang besarnya melebihi tujuh buah gunung. Ini dikarenakan kekuatan Kusanagi no Tsurugi yang sangat besar.

Para bijuu ini hanyalah mitos yang ada di Jepang. Kabarnya roh-roh mereka disegel di 9 kuil di Jepang. Para bijuu ini juga ada mahluk yang setengah dewa maupun peliharaan dewa. Raijuu dulunya adalah dewa sebelum kekuatan kegelapan Yamata no Orochi membuatnya menjadi monster. Nekomata juga adalah peliharaan dewa kematian.

Dalam legenda dan mitologi Jepang, dikenal adanya perang sembilan dewa atau “Ancient war of 9 Gods”. Perang besar ini terjadi di masa lalu yang belum bisa diperkirakan kapan dan dimana. Peperangan ini adalah peperangan antar Yokai atau siluman yang memiliki kekuatan luar biasa dan disebut sebagai makhluk-makhluk setengah dewa. Mereka saling bertarung satu sama lain. Bahkan, Hokou dan Nekomata membentuk aliansi dan mencoba mendominasi pertempuran. Akhirnya hanya tersisa dua Bijuu yang setingkat dewa yang akhirnya akan menyelesaikan peperangan panjang dan melelahkan ini. Peperangan ini berakhir setelah Yamata no Orochi dan Kyuubi no Yokou bertemu dan bertarung selama 100 tahun. Kyuubi memenangkan pertarungan ini karena dia memiliki chakra yang tidak terbatas.

Partisipan peperangan ini adalah semua Bijuu yang ada dalam mitologi Jepang. Mereka semua akhirnya tersegel dalam kuil-kuil yang tersebar di seluruh Jepang. Berikut ini adalah daftar Bijuu yang mengikuti perang ini:
• Ichibi no Shukaku
• Nibi no Nekomata
• Sanbi no Isonade
• Yonbi no Sokou
• Gobi no Hokou
• Rokubi no Raijuu
• Shichibi no Kaku
• Hachibi no Orochi (Yamata no Orochi)
• Kyubi no Yoko
Ichibi no Shukaku

Shukaku adalah Makhluk berbentuk seekor rakun atau Tanuki dalam Bahasa Jepang. Dulunya Shukaku adalah seorang pendeta dari Nara yang berubah menjadi monster karena kekuatan Yamata no Orochi. Dia lalu berubah menjadi rakun raksasa. Kepribadiannya sangatlah konyol dan senang bermain-main, sama seperti rakun pada umumnya. Dia hidup dari jiwa orang-orang yang mati karena pasir dan angin. Ia juga disebut sebagai dewa angin dalam mitologi. Dalam dongeng di Jepang, Tanuki dikenal sebagai arti dari Kesuburan dan Kemakmuran, laporan lain mengatakan ia adalah sebagai makhluk yang tidak berbahaya dan produktif (Karena besar perutnya kali ya). Ia di gambarakan dengan bentuk seperti Rakun Besar dengan Skrotum (cari di kamus ya,cz g pantes di jelaskan disni) yang berukuran raksasa yang mengantung di punggung dan dijadikan gendang.


Patung Tanuki biasa ditemukan di halaman warung dan kafe di Jepang. Biasanya mereka memakai tutup kepala mangkuk dan memegang botol sake. Shukaku sendiri berarti “peminum” yang sesuai dengan gambaran Tanuki itu sendiri. Kebanyakan patung menggambarkan Tanuki dengan perut besar, dimana ada pula yang menggambarkan skrotum besar sebagai tradisi. Itu juga bisa berarti kesuburan dan kecukupan.

Peperangan 9 Dewa
Shukaku bertarung sebanyak lima kali, satu kemenangan atas Sokou, 3 kali kekalahan melawan Isonade, Nekomata dan Raijuu. Shukaku melarikan diri melawan Yamata no Orochi. Shukaku lalu berhasil disegel oleh bhiksu Nara bernama Oraga Nakashimu yang menggunakan serangkaian sihir. Lalu dia menggunakan alat kekuatan “Ketel Tanduk Rusa” dan menyegelnya di Kuil Angin. Shukaku juga melambangkan dewa angin, tingkat kekuatan Bijuunya ke-8 dan tingkat chakra/stamina miliknya adalah yang terlemah.


Nibi no Nekomata
Nekomata adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, dipercaya sebagai sebuah metamorfosis dari kucing peliharaan. Ia berasal dari Hutan Kematian di utara Hokkaido dan konon pertama kali ditemukan di Hutan Iblis Hokkaido, ia berasal dari Hutan Kematian (berbeda dengan hutan iblis) di utara Hokkaido. Bentuknya berupa monster kucing hitam raksasa, yang terkadang ditampilkan dengan dua sayap malaikat berwarna hitam yang besar. Dia adalah peliharaan Dewa Kematian. Nekomata hidup dari memakan mayat dan jiwa-jiwa orang mati.



Legenda mengatakan, awalnya Nekomanta hanyalah seekor kucing peliharaan yang sering disiksa pemiliknya. Setelah si kucing mencapai umur sepuluh tahun, secara perlahan buntutnya akan terbelah menjadi dua bagian, bersamaan dengan meningkatnya kekuatan nujum (shamanism) dan sihir (necromancy) si kucing. Beberapa orang yang mempercayai ini biasanya memotong ekor kucing mereka karena takut berubah menjadi monster.

Nekomanta memiliki berbagai macam ilmu sihir dan nujum, tetapi yang paling umum digunakan ialah membangkitkan orang mati dengan kehendaknya. Nekomata dikatakan dapat menciptakan dan mengontrol kematian dengan menggerakan buntutnya atau dengan gerakan kaki depannya. Nekomata memakan orang yang dibencinya, apabila pemiliknya lebih kejam, maka si kucing akan menjadi lebih sadis. Nekomata tidak akan pernah melupakan siksaan oleh seseorang dan akan menyimpan dendam selamanya pada orang tersebut. Bila orang itu sudah mati, maka kerabatnya akan didatangi oleh Nekomata dan dihantui terus menerus. Cara menenangkannya ialah memberikan penghormatan, permohonan maaf dan makanan.
Beberapa cerita rakyat Jepang juga mengatakan bahwa Nekomanta dapat merubah bentuk tubuhnya menjadi manusia; bagaimanapun, tidak seperti kebanyakan nekomusume, Nekomanta betina cenderung terlihat sebagai wanita tua, memiliki kepribadian buruk, dan selalu menebarkan aroma menyeramkan disekitarnya, yang jika dihirup dalam jangka waktu tertentu akan menyebabkan penyakit dan wabah.

Perang sembilan dewa
Dalam cerita mitologi Jepang perang sembilan dewa, Nekomata, yang memiliki simbol elemen kegelapan, mencoba untuk mendominasi peperangan. Ia membentuk Aliansi dengan Hokou untuk menyerang Kyuubi, namun usahanya gagal dan nyaris saja tewas dalam pertempuran. Dalam kondisi kritis, ia diselamatkan oleh dewa kematian. Dalam perang ini, Nekomanta tercatat bertarung dalam tiga pertarungan; 2 kali menang (melawan Kaku dan Isonade) dan satu kali kalah (Kyuubi).
Sanbi no Isonade
Isonade adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, berbentuk seperti hiu dengan tanduk di kepalanya serta memiliki tiga buah ekor dan tiga buah sirip, ia juga mampu mengendalikan air sesuai dengan keinginannya. Ia pertama kali ditemukan di perairan Yamagawa dan hidup di kedalaman perairan Jepang bagian barat. Setiap beberapa bulan dia akan keluar ke permukaan untuk menghirup udara. Ketika dia melakukan hal ini dia akan menimbulkan badai dan ombak di perairan sekitarnya, semua kapal didekatnya akan tenggelam dan kemudian dijadikan makanan oleh Isonade. Dia juga sering menyerang kapal-kapal yang berlayar di lautan bebas.
Isonade memiliki bawahan bernama Samehada yang hidup di dalam perut Isonade dan membantu menambah chakranya hingga lima kali besar. Makanan Samehada berasal dari sisa makanan yang dimakan Isonade.

Peperangan 9 Dewa
Dalam cerita mitologi jepang perang sembilan dewa, Isonade, yang memiliki simbol elemen air, mengalami empat pertarungan; dua kali menang (melawan Kaku dan Shukaku), satu kali kalah (melawan Nekomata), dan satu kali melarikan diri (saat melawan Yamata No Orochi). Setelah pertarungan, seorang nelayan sekaligus seorang pejuang yang berani dari Yokohama, Takuma Muramasa, mendekati Isonade kemudian menyegel Samehada ke dalam alat sihir guci hiu untuk disegel di dalam kuil air. Akibatnya, Isonade tidak dapat menggunakan chakra masif sehingga tidak membahayakan manusia.


Yonbi no Sokou
Sokou adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, berbentuk ayam-setengah-ular yang konon tinggal di gunung Fuji, Jepang. Sokou memiliki empat buah ekor dan menyebarkan gas beracun disekitar tubuhnya. Awalnya, Sokou adalah ayam jantan dan ular yang menjalin kasih. Namun akibat pengaruh udara dan racun di pegunungan, kedua hewan itu menyatu dan menjadi besar. Karena berbahaya, seorang ahli ilmu iblis bernama Yamazaki Ishiro menyegel Sokou ke dalam alat dewa Kandang Bulan Berjaring di dasar gunung Fuji, Jepang. Hingga saat ini, beberapa orang masih beranggapan bahwa letusan di gunung Fuji disebabkan oleh dengkuran Sokou ketika sedang tidur.


Peperangan 9 Dewa Sokou bertarung 4 kali, 3 kekalahan oleh Shukaku, Kaku dan Hokou. Sokou melarikan diri ketika berhadapan dengan Raijuu. Sokou memiliki kekuatan fisik terlemah diantara Bijuu. Tingkat chakra/stamina miliknya peringkat ke-6.

Gobi no Hokou
Hokou adalah Bijuu yang berupa seperti anjing berekor lima. Setiap ekor makhluk ini merepresentasikan setiap-tiap kekuatan elemental: Api, Angin, Air, Tanah, dan Petir. Itu bisa mengakibatkan kerusakan dahsyat bila digunakan. Kemampuannya ialah menggunakan semua elemen maupun mengkombinasikannya. Setiap elemennya juga bisa menyebabkan bencana tergantung jenisnya. Hokou bermaksud menghancurkan alam untuk mendapatkan kembali lima elemen ini. Dia mengalami cedera berat ketika menantang Kyuubi berdua dengan Nekomata. Cukup aneh, dia adalah dewa ilusi. Hokou hidup di pohon besar yang sudah berumur panjang.

Peperangan 9 dewa
Hokou bertarung 4 kali, 3 kali kemenangan didapat dari Sokou, Raijuu, dan Nekomata yang nanti akan menjadi sekutunya. Hokou mengalami kekalahan melawan Kyuubi, biarpun dia sudah dibantu oleh Nekomata, tetapi Kyuubi masih terlalu kuat baginya. Kekuatan fisik Hokou ada di peringkat ke 3 dan kekuatan chakra/stamina miliknya ada di peringkat ke-5.
Rokubi no RaijuRaijuu adalah Bijuu yang yang berbentuk seperti berang-berang, mempunyai 4 kaki dan kuku yang amat tajam. Bila meraung seperti guntur. Aslinya, dia adalah dewa petir, tetapi karena pengaruh kekuatan Yamata no Orochi dia berubah menjadi monster. Raijuu bisa mengeluarkan listrik dalam jumlah besar untuk keperluan pertarungan. Bulunya berwarna emas dan ujungnya berdiri. Memiliki enam ekor yang bentuknya seperti petir, seperti dewa petir kuno.Raijuu juga digambarkan sebagai rekan Raiden, dewa guntur dari agama Shinto. Biasanya, Raijuu tenang dan tidak berbahaya, tetapi bisa menjadi buas dan agresif ketika terjadi badai petir dan mengenai apa saja di sekitarnya, batu, pohon bahkan bangunan (orang dulu bilang bahwa pohon yang tersambar petir terkena cakaran Raijuu).Ada juga yang mengatakan Raijuu tidur di perut manusia. Ini membuat Raiden menembakkan panah ke perut Raijuu tidur untuk membangunkannya, yang bisa membuat orang kesakitan. Orang-orang dulu tidur di perutnya bila cuaca sedang buruk. Ada pula yang mengatakan Raijuu hanya tidur di perut orang yang sedang tidur di luar.

Peperangan Sembilan Dewa
Raijuu bertarung 5 kali. Dia menang atas Shukaku dan Sokou, dan kalah oleh Hokou, Yamata no Orochi dan Kyuubi. Dia disegel oleh ninja bernama Sarutobi dengan menggunakan teknik Kinjutsu:Raikiri yang memotong petirnya dan mengembalikkannya ke Raijuu dan membuatnya terluka. Lalu Sarutobi menggunakan alat kekuatan “Penjara Petir Tersembunyi” dan menyegelnya di Kuil Petir.
Shichibi no kakuKaku bisa juga dibaca sebagai “mujina” adalah Bijuu berbentuk tupai. Kanjinya juga bisa dibaca sebagai Mujina, yaitu nama subspesies dari tupai (Meles Meles Anaguma) yang ada di beberapa tempat di Jepang. Dia berasal dari altar pengorbanan di pinggiran Nagoya. Kaku mempunyai tujuh ekor dan yang terkecil diantara para Bijuu, walaupun begitu dia adalah Bijuu terlicik dan paling “penyusup” dari sembilan Bijuu lainnya. Kaku memburu mangsanya dari dalam tanah sepanjang waktu. Dia membunuh dengan melongsorkan/menghancurkan bagian tanah dibawah mangsanya, membuatnya jatuh tepat di mulutnya yang sudah terbuka lebar. Di atas tanah, dia bisa berubah menjadi apa saja, asalkan dia mempunyai tanah liat. Tubuhnya berwarna biru.

Peperangan Sembilan Dewa
Dalam perang ini, Kaku bertarung 4 kali, dia menang atas Sokou, dan 3 kali melarikan diri dari Nekomata, Isonade, dan Yamata no Orochi. Walaupun tidak pernah kalah, tetapi dia melarikan diri 3 kali dari 4 kali pertarungannya. Walaupun tingkat chakra/stamina miliknya peringkat ke-3 (diatas Isonade dan Nekomata), tetapi dia lebih mementingkan kabur daripada bertarung. Mungkin disebabkan oleh kekuatan fisiknya yang rendah (peringkat ke-7). Tempat penyimpanan tanah liat miliknya ternyata telah diketahui oleh para pejuang dan dibakar. Kaku lalu tidak bisa berubah bentuk dan dikalahkan oleh pejuang pemberani Ikkyo Soujin, yang menyegel Kaku dengan alat kekuatan Sisa Altar Bumi ke segel dalam kuil bumi.

Kaku dalam cerita lain
Mujina adalah terminologi Jepang lama untuk tupai. Dalam dongeng Jepang, binatang ini adalah penyamar yang handal, dan bentuk yang sering dipakai ialah hantu tak berwajah. Monster ini biasa diasumsikan oleh orang Inggris dengan mujina, tetapi orang Jepang mengenal mereka dengan nama nopperabu.
Hachibi no orochi ( Yamata no orochi )Yamata no Orochi adalah Bijuu berbentuk ular. Dia memiliki mata berwarna merah darah, delapan ekor dan kepala (juga digambarkan dililit oleh akar belukar dan semak) dan memiliki kekuatan dari dunia iblis, simbol kejahatan. Setiap kepala Orochi melambangkan simbol: jiwa, hantu, kejahatan, iblis, dunia setelah kematian, dan kematian. Kekuatan sebenarnya dari Orochi seharusnya tidak terlalu besar, bahkan cenderung lemah. Seorang anggota klan Kusanagi, ketika menyerangnya melakukan kecerobohan, menggunakan pedang legendaris Kusanagi no Tsurugi. Karena itu, sebagai konsekuensinya, Yamata no Orochi mengambil alih pedang itu dan menyerap kekuatan yang ada didalamnya dan menjadi mahluk yang amat kuat, dan akhirnya menyimpan semuanya didalam tubuhnya. Dengan kekuatan barunya, Orochi mengeluarkan kekuatan kegelapan yang amat besar sehingga membangunkan bijuu yang lain, dan menjadi arogan. Orochi mengalahkan banyak bijuu tetapi dia dikalahkan oleh Kyuubi. Alasannya sederhana: kekuatan Kyuubi tidak terbatas, membuat sebuah lubang pada Kusanagi yang bahkan Enma dan Sarutobi tidak bisa menggoresnya sedikitpun. Dalam legenda, dia menyamai Kyuubi dalam hal kekuatan, tetapi dia mempunyai batasan.

Panjang tubuhnya melebihi besar 7 gunung, dia adalah bijuu yang terbesar. Aslinya, dia lebih lemah dari Hokou dan Nekomata. Tetapi, itu 1000 tahun sebelum pejuang pemberani mencoba mengalahkannya dengan Kusanagi no Tsurugi. Dalam prosesnya pedang itu terserap oleh Orochi, lalu memperbesar kekuatannya secara masif. Setelah itu dia bebas menggunakan kekuatan pedang itu dari perutnya. Dia berasal dari medan perang kuno di Osaka. Kabarnya yamata no orochi disegel dalam tubuh orochimaru. ia sebenarnya sudah hampir diambil oleh akatsuki, tetapi karena kekuatannya akatsuki gagal mengambilnya dan orochimaru pun keluar dari organisasi itu.

Peperangan Sembilan Dewa
Orochi bertarung 5 kali, menang atas Shukaku, Isonade, Kaku, Raijuu, dan kalah mengenaskan atas Kyuubi. Kemampuannya bisa memanggil roh-roh jahat dari dunia lain dan kekuatan dari Kusanagi. Kemampuan chakra/stamina dan fisiknya satu tingkat dibawah Kyuubi. Karena itulah yamata no orochi dianggap setan/iblis terkuat setelah kyuubi.

Yamata no Orochi menunggu kedatangan jenius dari klan Yagami, yaitu musuh bebuyutan dari klan Kusanagi. Tujuannya adalah untuk membangkitkan Yamata no Orochi kembali untuk melawan Kyuubi sekali lagi. Karena kekuatan Yamata no Orochi bersemayam di dalam klan Yagami, kalau penerus telah muncul sebagai salah satu jenius dalam waktu 1000 tahun yang mana bisa membangunkan kemampuan Orochi, maka kemampuannya akan penuh kembali. Setelah proses ini selesai, maka tubuh jenius tersebut akan hancur dalam proses pemunculan kembali tubuh Orochi, yang memiliki kekuatan yang baru. Itu tak akan ditemukan sebelum pertempuran menentukan melawan Kyuubi, dan sanggup membunuh apapun, menghancurkan tempat yang seperti apapun, dan mendapatkan penglihatan tak terbatas (seperti yang dimiliki Kyuubi). Inti dari kekuatan Yamata no Orochi adalah sebentuk jutsu penyegelan terlarang. Segera setelah penerus klan Yagami cukup mapan untuk itu, kekuatan yang lebih besar akan muncul dalam kembalinya Yamata no Orochi.
Kyubi no YokoKyuubi merupakan Bijuu dengan bentuk rubah berekor sembilan dan merupakan yang terkuat diantara para Bijuu. Alasan kenapa dia sangat kuat amat sederhana: dia mempunyai chakra yang tidak terbatas, membuatnya pantas menyandang nama “Raja para Bijuu”. Kekuatannya berasal dari segel api miliknya. Setelah bertarung selama 100 tahun dengan Yamata no Orochi, segel itu menjadi kelelahan; tetapi Kyuubi masih bisa bertahan dan berdiri. Dia juga licik dan cerdas. Cara berbicaranya sangat sadistis dan sarkastik. Begitu pula kelakuannya.




Kyuubi no Yokou adalah Bijuu terkuat dalam Mitologi Jepang. Tubuhnya ditutupi bulu berwarna merah; Kyuubi melambangkan elemen api. Kemampuannya amat luar biasa. Karena belum pernah dikalahkan sekalipun oleh Youkai, kekuatan sebenarnya tidak bisa diukur. Ekornya mengeluarkan pusaran angin dengan cara diputar dengan cepat,satu hentakan ekor saja dapat menimbulkan gempa bumi dan tsunami, dan Kyuubi mampu merobek musuhnya dengan cakar raksasa miliknya. Bulu-bulunya bisa mengeluarkan bola api seperti meteor yang tak pernah habis, cukup untuk menghancurkan sebuah desa dengan cepat. Dalam peperangan 9 dewa, Hokou mengalami cedera parah, dan Nekomata hampir mati; bila tidak ditolong dewa kematian karena berani menantang Kyuubi. Yamata no Orochi bergantung pada Kusanagi no Tsurugi, pedang klan Kusanagi untuk mengalahkan Kyuubi, tetapi bisa dikalahkan dan mata pedang dari pedang tersebut menjadi retak. Padahal Sarutobi sasuke, si ninja legendaris dan Enma si raja monyet tidak bisa menimbulkan goresan sedikitpun pada Kusanagi. Ini menggambarkan kekuatan Kyuubi yang luar biasa.

Peperangan Sembilan Dewa
Di suatu tempat, Kyuubi terus menerus membunuh orang-orang yang ada di jalannya untuk mencari siapa yang membangunkannya. Yamata no Orochi tidak memberitahu siapa yang telah membangunkannya, walaupun ternyata Yamata no Orochi sendiri yang telah membangunkannya. Kyuubi hanya bertarung 4 kali dan semuanya dimenangkannya, yaitu melawan Nekomata dan Hokou, Raijuu, dan Yamata no Orochi.

sumber : http://leviathan-mystery.blogspot.com

Mitos Jepang - Legenda Biju

Dulu sebelum ada yang namanya Anime Naruto yg memperkenalkan Biiju sebagai additional dalam anime ini, ternyata dalam legenda Jepang sendiri penggambarannya hampir sama dengan di dalam Anime Naruto masterpiece Masashi Kishimoto. Karena saya juga tertarik dengan yang namanya biju maka saya nyari nih semua yang berhubungan dengan Biju dan bukan Naruto !
Biiju adalah makhluk-makhluk legenda dari mitologi Jepang.Kebanyakan dari mereka bertubuh besar dan berkekuatan menakjubkan. Mereka tersebar di seluruh daerah Jepang. Kekuatan chakra/stamina mereka diklasifikasikan melalui banyaknya jumlah ekor mereka. Seperti Shukaku si ekor satu memiliki kapasitas chakra terendah dari semua bijuu. Tidak semua bijuu bertubuh besar. Seperti Kaku, si luak berekor tujuh yang ukuran tubuhnya tidak terlalu besar. Bijuu dengan ukuran kolosal adalah Yamata no Orochi yang besarnya melebihi tujuh buah gunung. Ini dikarenakan kekuatan Kusanagi no Tsurugi yang sangat besar.

Para bijuu ini hanyalah mitos yang ada di Jepang. Kabarnya roh-roh mereka disegel di 9 kuil di Jepang. Para bijuu ini juga ada mahluk yang setengah dewa maupun peliharaan dewa. Raijuu dulunya adalah dewa sebelum kekuatan kegelapan Yamata no Orochi membuatnya menjadi monster. Nekomata juga adalah peliharaan dewa kematian.

Dalam legenda dan mitologi Jepang, dikenal adanya perang sembilan dewa atau “Ancient war of 9 Gods”. Perang besar ini terjadi di masa lalu yang belum bisa diperkirakan kapan dan dimana. Peperangan ini adalah peperangan antar Yokai atau siluman yang memiliki kekuatan luar biasa dan disebut sebagai makhluk-makhluk setengah dewa. Mereka saling bertarung satu sama lain. Bahkan, Hokou dan Nekomata membentuk aliansi dan mencoba mendominasi pertempuran. Akhirnya hanya tersisa dua Bijuu yang setingkat dewa yang akhirnya akan menyelesaikan peperangan panjang dan melelahkan ini. Peperangan ini berakhir setelah Yamata no Orochi dan Kyuubi no Yokou bertemu dan bertarung selama 100 tahun. Kyuubi memenangkan pertarungan ini karena dia memiliki chakra yang tidak terbatas.

Partisipan peperangan ini adalah semua Bijuu yang ada dalam mitologi Jepang. Mereka semua akhirnya tersegel dalam kuil-kuil yang tersebar di seluruh Jepang. Berikut ini adalah daftar Bijuu yang mengikuti perang ini:
• Ichibi no Shukaku
• Nibi no Nekomata
• Sanbi no Isonade
• Yonbi no Sokou
• Gobi no Hokou
• Rokubi no Raijuu
• Shichibi no Kaku
• Hachibi no Orochi (Yamata no Orochi)
• Kyubi no Yoko
Ichibi no Shukaku

Shukaku adalah Makhluk berbentuk seekor rakun atau Tanuki dalam Bahasa Jepang. Dulunya Shukaku adalah seorang pendeta dari Nara yang berubah menjadi monster karena kekuatan Yamata no Orochi. Dia lalu berubah menjadi rakun raksasa. Kepribadiannya sangatlah konyol dan senang bermain-main, sama seperti rakun pada umumnya. Dia hidup dari jiwa orang-orang yang mati karena pasir dan angin. Ia juga disebut sebagai dewa angin dalam mitologi. Dalam dongeng di Jepang, Tanuki dikenal sebagai arti dari Kesuburan dan Kemakmuran, laporan lain mengatakan ia adalah sebagai makhluk yang tidak berbahaya dan produktif (Karena besar perutnya kali ya). Ia di gambarakan dengan bentuk seperti Rakun Besar dengan Skrotum (cari di kamus ya,cz g pantes di jelaskan disni) yang berukuran raksasa yang mengantung di punggung dan dijadikan gendang.


Patung Tanuki biasa ditemukan di halaman warung dan kafe di Jepang. Biasanya mereka memakai tutup kepala mangkuk dan memegang botol sake. Shukaku sendiri berarti “peminum” yang sesuai dengan gambaran Tanuki itu sendiri. Kebanyakan patung menggambarkan Tanuki dengan perut besar, dimana ada pula yang menggambarkan skrotum besar sebagai tradisi. Itu juga bisa berarti kesuburan dan kecukupan.

Peperangan 9 Dewa
Shukaku bertarung sebanyak lima kali, satu kemenangan atas Sokou, 3 kali kekalahan melawan Isonade, Nekomata dan Raijuu. Shukaku melarikan diri melawan Yamata no Orochi. Shukaku lalu berhasil disegel oleh bhiksu Nara bernama Oraga Nakashimu yang menggunakan serangkaian sihir. Lalu dia menggunakan alat kekuatan “Ketel Tanduk Rusa” dan menyegelnya di Kuil Angin. Shukaku juga melambangkan dewa angin, tingkat kekuatan Bijuunya ke-8 dan tingkat chakra/stamina miliknya adalah yang terlemah.


Nibi no Nekomata
Nekomata adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, dipercaya sebagai sebuah metamorfosis dari kucing peliharaan. Ia berasal dari Hutan Kematian di utara Hokkaido dan konon pertama kali ditemukan di Hutan Iblis Hokkaido, ia berasal dari Hutan Kematian (berbeda dengan hutan iblis) di utara Hokkaido. Bentuknya berupa monster kucing hitam raksasa, yang terkadang ditampilkan dengan dua sayap malaikat berwarna hitam yang besar. Dia adalah peliharaan Dewa Kematian. Nekomata hidup dari memakan mayat dan jiwa-jiwa orang mati.



Legenda mengatakan, awalnya Nekomanta hanyalah seekor kucing peliharaan yang sering disiksa pemiliknya. Setelah si kucing mencapai umur sepuluh tahun, secara perlahan buntutnya akan terbelah menjadi dua bagian, bersamaan dengan meningkatnya kekuatan nujum (shamanism) dan sihir (necromancy) si kucing. Beberapa orang yang mempercayai ini biasanya memotong ekor kucing mereka karena takut berubah menjadi monster.

Nekomanta memiliki berbagai macam ilmu sihir dan nujum, tetapi yang paling umum digunakan ialah membangkitkan orang mati dengan kehendaknya. Nekomata dikatakan dapat menciptakan dan mengontrol kematian dengan menggerakan buntutnya atau dengan gerakan kaki depannya. Nekomata memakan orang yang dibencinya, apabila pemiliknya lebih kejam, maka si kucing akan menjadi lebih sadis. Nekomata tidak akan pernah melupakan siksaan oleh seseorang dan akan menyimpan dendam selamanya pada orang tersebut. Bila orang itu sudah mati, maka kerabatnya akan didatangi oleh Nekomata dan dihantui terus menerus. Cara menenangkannya ialah memberikan penghormatan, permohonan maaf dan makanan.
Beberapa cerita rakyat Jepang juga mengatakan bahwa Nekomanta dapat merubah bentuk tubuhnya menjadi manusia; bagaimanapun, tidak seperti kebanyakan nekomusume, Nekomanta betina cenderung terlihat sebagai wanita tua, memiliki kepribadian buruk, dan selalu menebarkan aroma menyeramkan disekitarnya, yang jika dihirup dalam jangka waktu tertentu akan menyebabkan penyakit dan wabah.

Perang sembilan dewa
Dalam cerita mitologi Jepang perang sembilan dewa, Nekomata, yang memiliki simbol elemen kegelapan, mencoba untuk mendominasi peperangan. Ia membentuk Aliansi dengan Hokou untuk menyerang Kyuubi, namun usahanya gagal dan nyaris saja tewas dalam pertempuran. Dalam kondisi kritis, ia diselamatkan oleh dewa kematian. Dalam perang ini, Nekomanta tercatat bertarung dalam tiga pertarungan; 2 kali menang (melawan Kaku dan Isonade) dan satu kali kalah (Kyuubi).
Sanbi no Isonade
Isonade adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, berbentuk seperti hiu dengan tanduk di kepalanya serta memiliki tiga buah ekor dan tiga buah sirip, ia juga mampu mengendalikan air sesuai dengan keinginannya. Ia pertama kali ditemukan di perairan Yamagawa dan hidup di kedalaman perairan Jepang bagian barat. Setiap beberapa bulan dia akan keluar ke permukaan untuk menghirup udara. Ketika dia melakukan hal ini dia akan menimbulkan badai dan ombak di perairan sekitarnya, semua kapal didekatnya akan tenggelam dan kemudian dijadikan makanan oleh Isonade. Dia juga sering menyerang kapal-kapal yang berlayar di lautan bebas.
Isonade memiliki bawahan bernama Samehada yang hidup di dalam perut Isonade dan membantu menambah chakranya hingga lima kali besar. Makanan Samehada berasal dari sisa makanan yang dimakan Isonade.

Peperangan 9 Dewa
Dalam cerita mitologi jepang perang sembilan dewa, Isonade, yang memiliki simbol elemen air, mengalami empat pertarungan; dua kali menang (melawan Kaku dan Shukaku), satu kali kalah (melawan Nekomata), dan satu kali melarikan diri (saat melawan Yamata No Orochi). Setelah pertarungan, seorang nelayan sekaligus seorang pejuang yang berani dari Yokohama, Takuma Muramasa, mendekati Isonade kemudian menyegel Samehada ke dalam alat sihir guci hiu untuk disegel di dalam kuil air. Akibatnya, Isonade tidak dapat menggunakan chakra masif sehingga tidak membahayakan manusia.


Yonbi no Sokou
Sokou adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, berbentuk ayam-setengah-ular yang konon tinggal di gunung Fuji, Jepang. Sokou memiliki empat buah ekor dan menyebarkan gas beracun disekitar tubuhnya. Awalnya, Sokou adalah ayam jantan dan ular yang menjalin kasih. Namun akibat pengaruh udara dan racun di pegunungan, kedua hewan itu menyatu dan menjadi besar. Karena berbahaya, seorang ahli ilmu iblis bernama Yamazaki Ishiro menyegel Sokou ke dalam alat dewa Kandang Bulan Berjaring di dasar gunung Fuji, Jepang. Hingga saat ini, beberapa orang masih beranggapan bahwa letusan di gunung Fuji disebabkan oleh dengkuran Sokou ketika sedang tidur.


Peperangan 9 Dewa Sokou bertarung 4 kali, 3 kekalahan oleh Shukaku, Kaku dan Hokou. Sokou melarikan diri ketika berhadapan dengan Raijuu. Sokou memiliki kekuatan fisik terlemah diantara Bijuu. Tingkat chakra/stamina miliknya peringkat ke-6.

Gobi no Hokou
Hokou adalah Bijuu yang berupa seperti anjing berekor lima. Setiap ekor makhluk ini merepresentasikan setiap-tiap kekuatan elemental: Api, Angin, Air, Tanah, dan Petir. Itu bisa mengakibatkan kerusakan dahsyat bila digunakan. Kemampuannya ialah menggunakan semua elemen maupun mengkombinasikannya. Setiap elemennya juga bisa menyebabkan bencana tergantung jenisnya. Hokou bermaksud menghancurkan alam untuk mendapatkan kembali lima elemen ini. Dia mengalami cedera berat ketika menantang Kyuubi berdua dengan Nekomata. Cukup aneh, dia adalah dewa ilusi. Hokou hidup di pohon besar yang sudah berumur panjang.

Peperangan 9 dewa
Hokou bertarung 4 kali, 3 kali kemenangan didapat dari Sokou, Raijuu, dan Nekomata yang nanti akan menjadi sekutunya. Hokou mengalami kekalahan melawan Kyuubi, biarpun dia sudah dibantu oleh Nekomata, tetapi Kyuubi masih terlalu kuat baginya. Kekuatan fisik Hokou ada di peringkat ke 3 dan kekuatan chakra/stamina miliknya ada di peringkat ke-5.
Rokubi no RaijuRaijuu adalah Bijuu yang yang berbentuk seperti berang-berang, mempunyai 4 kaki dan kuku yang amat tajam. Bila meraung seperti guntur. Aslinya, dia adalah dewa petir, tetapi karena pengaruh kekuatan Yamata no Orochi dia berubah menjadi monster. Raijuu bisa mengeluarkan listrik dalam jumlah besar untuk keperluan pertarungan. Bulunya berwarna emas dan ujungnya berdiri. Memiliki enam ekor yang bentuknya seperti petir, seperti dewa petir kuno.Raijuu juga digambarkan sebagai rekan Raiden, dewa guntur dari agama Shinto. Biasanya, Raijuu tenang dan tidak berbahaya, tetapi bisa menjadi buas dan agresif ketika terjadi badai petir dan mengenai apa saja di sekitarnya, batu, pohon bahkan bangunan (orang dulu bilang bahwa pohon yang tersambar petir terkena cakaran Raijuu).Ada juga yang mengatakan Raijuu tidur di perut manusia. Ini membuat Raiden menembakkan panah ke perut Raijuu tidur untuk membangunkannya, yang bisa membuat orang kesakitan. Orang-orang dulu tidur di perutnya bila cuaca sedang buruk. Ada pula yang mengatakan Raijuu hanya tidur di perut orang yang sedang tidur di luar.

Peperangan Sembilan Dewa
Raijuu bertarung 5 kali. Dia menang atas Shukaku dan Sokou, dan kalah oleh Hokou, Yamata no Orochi dan Kyuubi. Dia disegel oleh ninja bernama Sarutobi dengan menggunakan teknik Kinjutsu:Raikiri yang memotong petirnya dan mengembalikkannya ke Raijuu dan membuatnya terluka. Lalu Sarutobi menggunakan alat kekuatan “Penjara Petir Tersembunyi” dan menyegelnya di Kuil Petir.
Shichibi no kakuKaku bisa juga dibaca sebagai “mujina” adalah Bijuu berbentuk tupai. Kanjinya juga bisa dibaca sebagai Mujina, yaitu nama subspesies dari tupai (Meles Meles Anaguma) yang ada di beberapa tempat di Jepang. Dia berasal dari altar pengorbanan di pinggiran Nagoya. Kaku mempunyai tujuh ekor dan yang terkecil diantara para Bijuu, walaupun begitu dia adalah Bijuu terlicik dan paling “penyusup” dari sembilan Bijuu lainnya. Kaku memburu mangsanya dari dalam tanah sepanjang waktu. Dia membunuh dengan melongsorkan/menghancurkan bagian tanah dibawah mangsanya, membuatnya jatuh tepat di mulutnya yang sudah terbuka lebar. Di atas tanah, dia bisa berubah menjadi apa saja, asalkan dia mempunyai tanah liat. Tubuhnya berwarna biru.

Peperangan Sembilan Dewa
Dalam perang ini, Kaku bertarung 4 kali, dia menang atas Sokou, dan 3 kali melarikan diri dari Nekomata, Isonade, dan Yamata no Orochi. Walaupun tidak pernah kalah, tetapi dia melarikan diri 3 kali dari 4 kali pertarungannya. Walaupun tingkat chakra/stamina miliknya peringkat ke-3 (diatas Isonade dan Nekomata), tetapi dia lebih mementingkan kabur daripada bertarung. Mungkin disebabkan oleh kekuatan fisiknya yang rendah (peringkat ke-7). Tempat penyimpanan tanah liat miliknya ternyata telah diketahui oleh para pejuang dan dibakar. Kaku lalu tidak bisa berubah bentuk dan dikalahkan oleh pejuang pemberani Ikkyo Soujin, yang menyegel Kaku dengan alat kekuatan Sisa Altar Bumi ke segel dalam kuil bumi.

Kaku dalam cerita lain
Mujina adalah terminologi Jepang lama untuk tupai. Dalam dongeng Jepang, binatang ini adalah penyamar yang handal, dan bentuk yang sering dipakai ialah hantu tak berwajah. Monster ini biasa diasumsikan oleh orang Inggris dengan mujina, tetapi orang Jepang mengenal mereka dengan nama nopperabu.
Hachibi no orochi ( Yamata no orochi )Yamata no Orochi adalah Bijuu berbentuk ular. Dia memiliki mata berwarna merah darah, delapan ekor dan kepala (juga digambarkan dililit oleh akar belukar dan semak) dan memiliki kekuatan dari dunia iblis, simbol kejahatan. Setiap kepala Orochi melambangkan simbol: jiwa, hantu, kejahatan, iblis, dunia setelah kematian, dan kematian. Kekuatan sebenarnya dari Orochi seharusnya tidak terlalu besar, bahkan cenderung lemah. Seorang anggota klan Kusanagi, ketika menyerangnya melakukan kecerobohan, menggunakan pedang legendaris Kusanagi no Tsurugi. Karena itu, sebagai konsekuensinya, Yamata no Orochi mengambil alih pedang itu dan menyerap kekuatan yang ada didalamnya dan menjadi mahluk yang amat kuat, dan akhirnya menyimpan semuanya didalam tubuhnya. Dengan kekuatan barunya, Orochi mengeluarkan kekuatan kegelapan yang amat besar sehingga membangunkan bijuu yang lain, dan menjadi arogan. Orochi mengalahkan banyak bijuu tetapi dia dikalahkan oleh Kyuubi. Alasannya sederhana: kekuatan Kyuubi tidak terbatas, membuat sebuah lubang pada Kusanagi yang bahkan Enma dan Sarutobi tidak bisa menggoresnya sedikitpun. Dalam legenda, dia menyamai Kyuubi dalam hal kekuatan, tetapi dia mempunyai batasan.

Panjang tubuhnya melebihi besar 7 gunung, dia adalah bijuu yang terbesar. Aslinya, dia lebih lemah dari Hokou dan Nekomata. Tetapi, itu 1000 tahun sebelum pejuang pemberani mencoba mengalahkannya dengan Kusanagi no Tsurugi. Dalam prosesnya pedang itu terserap oleh Orochi, lalu memperbesar kekuatannya secara masif. Setelah itu dia bebas menggunakan kekuatan pedang itu dari perutnya. Dia berasal dari medan perang kuno di Osaka. Kabarnya yamata no orochi disegel dalam tubuh orochimaru. ia sebenarnya sudah hampir diambil oleh akatsuki, tetapi karena kekuatannya akatsuki gagal mengambilnya dan orochimaru pun keluar dari organisasi itu.

Peperangan Sembilan Dewa
Orochi bertarung 5 kali, menang atas Shukaku, Isonade, Kaku, Raijuu, dan kalah mengenaskan atas Kyuubi. Kemampuannya bisa memanggil roh-roh jahat dari dunia lain dan kekuatan dari Kusanagi. Kemampuan chakra/stamina dan fisiknya satu tingkat dibawah Kyuubi. Karena itulah yamata no orochi dianggap setan/iblis terkuat setelah kyuubi.

Yamata no Orochi menunggu kedatangan jenius dari klan Yagami, yaitu musuh bebuyutan dari klan Kusanagi. Tujuannya adalah untuk membangkitkan Yamata no Orochi kembali untuk melawan Kyuubi sekali lagi. Karena kekuatan Yamata no Orochi bersemayam di dalam klan Yagami, kalau penerus telah muncul sebagai salah satu jenius dalam waktu 1000 tahun yang mana bisa membangunkan kemampuan Orochi, maka kemampuannya akan penuh kembali. Setelah proses ini selesai, maka tubuh jenius tersebut akan hancur dalam proses pemunculan kembali tubuh Orochi, yang memiliki kekuatan yang baru. Itu tak akan ditemukan sebelum pertempuran menentukan melawan Kyuubi, dan sanggup membunuh apapun, menghancurkan tempat yang seperti apapun, dan mendapatkan penglihatan tak terbatas (seperti yang dimiliki Kyuubi). Inti dari kekuatan Yamata no Orochi adalah sebentuk jutsu penyegelan terlarang. Segera setelah penerus klan Yagami cukup mapan untuk itu, kekuatan yang lebih besar akan muncul dalam kembalinya Yamata no Orochi.
Kyubi no YokoKyuubi merupakan Bijuu dengan bentuk rubah berekor sembilan dan merupakan yang terkuat diantara para Bijuu. Alasan kenapa dia sangat kuat amat sederhana: dia mempunyai chakra yang tidak terbatas, membuatnya pantas menyandang nama “Raja para Bijuu”. Kekuatannya berasal dari segel api miliknya. Setelah bertarung selama 100 tahun dengan Yamata no Orochi, segel itu menjadi kelelahan; tetapi Kyuubi masih bisa bertahan dan berdiri. Dia juga licik dan cerdas. Cara berbicaranya sangat sadistis dan sarkastik. Begitu pula kelakuannya.




Kyuubi no Yokou adalah Bijuu terkuat dalam Mitologi Jepang. Tubuhnya ditutupi bulu berwarna merah; Kyuubi melambangkan elemen api. Kemampuannya amat luar biasa. Karena belum pernah dikalahkan sekalipun oleh Youkai, kekuatan sebenarnya tidak bisa diukur. Ekornya mengeluarkan pusaran angin dengan cara diputar dengan cepat,satu hentakan ekor saja dapat menimbulkan gempa bumi dan tsunami, dan Kyuubi mampu merobek musuhnya dengan cakar raksasa miliknya. Bulu-bulunya bisa mengeluarkan bola api seperti meteor yang tak pernah habis, cukup untuk menghancurkan sebuah desa dengan cepat. Dalam peperangan 9 dewa, Hokou mengalami cedera parah, dan Nekomata hampir mati; bila tidak ditolong dewa kematian karena berani menantang Kyuubi. Yamata no Orochi bergantung pada Kusanagi no Tsurugi, pedang klan Kusanagi untuk mengalahkan Kyuubi, tetapi bisa dikalahkan dan mata pedang dari pedang tersebut menjadi retak. Padahal Sarutobi sasuke, si ninja legendaris dan Enma si raja monyet tidak bisa menimbulkan goresan sedikitpun pada Kusanagi. Ini menggambarkan kekuatan Kyuubi yang luar biasa.

Peperangan Sembilan Dewa
Di suatu tempat, Kyuubi terus menerus membunuh orang-orang yang ada di jalannya untuk mencari siapa yang membangunkannya. Yamata no Orochi tidak memberitahu siapa yang telah membangunkannya, walaupun ternyata Yamata no Orochi sendiri yang telah membangunkannya. Kyuubi hanya bertarung 4 kali dan semuanya dimenangkannya, yaitu melawan Nekomata dan Hokou, Raijuu, dan Yamata no Orochi.

sumber : http://leviathan-mystery.blogspot.com